Resep-Kiat-Tips-Cara Negosiasi biar DEAL alias CLOSSING

Resep-Kiat-Tips-Cara Negosiasi biar DEAL alias CLOSSING berdasarkan TEORI orang be-elmu : Sebuah Panduan Teknis Biar Clossing terussss

tiada hari tanpa clossing

Siapa pun anda yang hendak berkontestasi mendapatkan clossingan pada setiap usaha yang dijalanin, berikut ini ada beberapa Resep-Kiat-Tips-Cara Negosiasi biar DEAL alias CLOSSING yang dapat diterapkan.

CATATAN:
Pepatah Arab mengatakan fahmusshual nisful jawaab (memahami permasalahan adalah separuh jawaban). Baik itu masalah yang ada pada kita selaku tukang clossing alias closinger, apalagi masalah pada diri target pembeli dan masalah pada kompetiror.

Baeklah..Berikut Resep-Kiat-Tips-Cara Negosiasinya:

Pertama, disebutkan dalam sebuah teori _business strategy_ “Porter’s Five Forces”. Unsur-unsur yang harus dianalisa adalah:

  • Threat of new entrants (Seberapa besar hambatan _clossing_ untuk hadir dalam medan _clossing target_. Bagaimana strategi menghadapi ini?
  • Bargaining power of political parties (Seperti apa posisi tawar kita sebagai sales-man/girl). Bagaimana strategi menghadapi ini?
  • Bargaining power of voters (Seperti apa posisi kebutuhan dan keinginan target pembeli). Bagaimana strategi menghadapi ini?
  • Threat of substitutes (Seberapa besar ancaman dari kompetitor yang lebih kuat dan dilirik target pembeli). Bagaimana strategi menghadapi ini?
  • Rivalry among existing candidates (Seberapa sehat tingkat persaingan di antara para _closinger_ yang ada).

Kedua, SWOT Analysis KOMPETITOR:

  • Apa saja kekuatannya (Strengths)
  • Apa saja Kelemahannya (Weaknesses)
  • Apa saja Peluangnya (Opportunities)
  • Apa saja Ancamannya (Threats)

Dalam hal ini, beberapa variabel yang dapat digunakan untuk analisa:

  1. Money (Berapa kekuatan finansial yang dimiliki oleh kompetitor
  2. Material (Seberapa berkualitas “sumberdaya” yang membentuk capability dari seorang penjual, misalnya kecerdasan, kepemimpinan dan lainnya, dalam hal ini termasuk man behind the gun yang memberi feeding secara reguler kepada kompetitor
  3. Machine (Berapa kekuatan mesin politik yang mendukung kompetitor)
  4. Media (Berapa besar dukungan media terhadap Kompetitor)
  5. Men Power (Berapa besar kekuatan tim atau orang-orang yang berada di lingkaran Kompetitor untuk dapat memenangkan kontestasi clossing)
  6. Marketing (Seberapa cerdas, canggih dan efektif strategi marketing yang digunakan untuk memenangkan kompetisi clossing)
  7. Mass Basis (Berapa banyak dan seberapa percayakah basis massa yang sudah menjadi captive atau berada didekat Kompetitor)
  8. Mouth (Berapa banyak “word of mouth” atau cuitan-cuitan berupa dukungan positif yang dapat mempengaruhi pilihan pembeli kepada Kompetitor)

Ketiga : TOWS Analysis. Dimana untuk menganalisanya harus berdasarkan pada analisa SWOT yang sudah ditulis sebelumnya.

1. S-O Strategy (Strategi yang akan dilakukan dengan melihat strength dan opportunity yang ada)
a. Strategi 1
b. Strategi 2
c. Strategi 3

2. W-O Strategy (Strategi yang akan dilakukan dengan melihat weakness dan opportunity yang ada)
a. Strategi 1
b. Strategi 2
c. Strategi 3

3. S-T Strategy (Strategi yang akan dilakukan dengan melihat strength dan threat yang ada)
a. Strategi 1
b. Strategi 2
c. Strategi 3

4. W-T Strategy (Strategi yang akan dilakukan dengan melihat weakness dan threat yang ada)

a. Strategi 1
b. Strategi 2
c. Strategi 3

Selamat mengisi kolom-kolom di atas. #Salam Clossing# TIADA HARI TANPA CLOSSING…

Yang ngobrol lebih dalam dengan penulis.. kirim wa aja ke no di web ini.. KETIK, ..”Pak boss, Salam ke Pak Fallah”, Mohon atur waktu bisa meet-up”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *